Pemerintah telah menetapkan kegiatan musyawarah pembangunan   daerah   atau   Musrenbang  sebagai sarana   untuk   melibatkan   masyarakat   dalam perencanaan   pembangunan   di   daerah, dengan kata lain  Musrenbang merupakan forum multi-pihak terbuka yang secara bersama mengindentifikasi dan menentukan prioritas  kebijakan pembangunan masyarakat. Dalam rangka penyempurnaan susunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemerintah Daerah tahun 2020 mendatang, Pemerintah Kabupaten Sumbawa gelar Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Sumbawa tahun 2019, yang dibuka sacara langsung oleh Bupati Sumbawa, H. M Husni Djibril B.Sc, kamis (28/3) di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa Jalan Garuda Nomor 1 Sumbawa Besar.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Bupati Sumbawa beserta Ketua TP. PKK Kab. Sumbawa, Ketua DPRD Kab. Sumbawa, Anggota Forkopimda Kab. Sumbawa, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Apaparatur dan Kemasyarakatan, Asisten Administrasi Umum Sekda Kab. Sumbawa, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Perwakilan dari Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Barat serta perwakilan dari BWS NT I.

Bupati Sumbawa H. M Husni Djibril dalam arahannya menyampaikan  “bahwa Tema Pembangunan  tahun 2020 adalah Peningkatan Daya Saing Daerah melalui Pemantapan Pelayanan Dasar, Penguatan Ekonomi Lokal dan Pengembangan Inovasi. Tema ini juga telah diselaraskan dengan Tema Pembangunan Provinsi dan Tema Pembangunan Nasional”

Selain itu, lanjut Bupati Sumbawa “Proses Pembangunan Daerah di Kabupaten Sumbawa ini tidak hanya menjawab persoalan riil yang dihadapi Masyarakat kita di Kabupaten Sumbawa saja, namun juga menjawab permasalahan yang dihadapi dalam konteks provinsi dan juga Nasional”.

Sebagai Penjabaran dari tema Pembangunan tahun 2020, ada 6 (enam) fokus Prioritas Pembangunan Daerah diantaranya: penurunan angka kemiskinan, stunting dan pemenuhan hak sipil anak melalui pemenuhan pelayanan sosial, peningkatan kualitas infrastruktur, peningkatan realisasi investasi dan nilai tambah produk unggulan daerah, peningkatan kualitas lingkungan hidup, pariwisata dan kebudayaan, pengembangan sistem inovasi daerah, serta pembinaan kerukunan umat beragama dan wawasan kebangsaan.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, H Lalu Budi Suryata SP menyampaikan pemaparan Pokok-pokok pikiran hasil reses DPRD yaitu pokok pikiran Komisi I tentang implementasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2015 tentang Desa, konflik agrarian, belum optimalnya pelayanan publik, dan optimalisasi peran pemerintah daerah bersama masyarakat dalam rangka menjaga kondusifitas daerah. Adapun pokok pikiran Komisi II yaitu pembinaan, pendampingan, pemberdayaan, dan kemudahan dalam akses izin usaha mikro dan kecil dalam mendapat permodalanserta proteksi kepada pelaku UMKM, diperlukan rencana strategis terkait pengawasan dan pengeloaan kawasan hutan, mendorong komisi pemantau, pengawas pupuk dan pestisida, mendorong pemda untuk membuka peluang investasipertania, terhadap peningkatan PAD dari produk local diharapkan pemda dapat membreakdown regulasi, optimalisasi pendapatan daerah dengan memaksimalkan seluruh potensi yang ada, terhadap perkembangan perusahaan daerah agar dapat segera action, penerbitan SPPT PBB perdesaan dan perkotaan hendaknyadialkukan secara efektif dan cermat. Pokok pikiran Komisi III yaitu keberadaan Ruang Terbuka Hijau, penyediaan dan pemenuhan sarana air bersih dan sanitasi, melanjutkan program pembangunan jalan kondidi mantap, mengoptimalkan pendapatan asli daerah, mendorong pengembangan pariwisata wilayah Samota, mendorong terbangunnya pelanuhan-pelabuhan laut, segera lakukan percepatan pembangunan jalan lingkar Alas, pembangunan beberapa bendungan, pembangunan pembangkit baru, pengelolaan sampah rumah tangga, normalisasi sungai. Pokok-pokok pikiran Komisi IV yaitu mewujudkan pendidikan berkualitas, berdaya saing, dan akuntanbel, mendorong perlindungan terhadap TKI, pengembangan sektor pariwisata,peningkatan kualitas hidup dan perlindungan terhadap perempuan dan anak, mendorong relokasi RSUD Sumbawa, optimalisasi peran BPJS, antisipasi terjadinya kebakaran diharapkan Pemda dapat menempatkan armada pemadam kebakaran di tiitk zonasi yang strategis.

Pada Kesempatan yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitain dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumbawa, Ir H. Junaidi. M.Si melaporkan bahwa pelaksanaan musrenbang diharapkan akan menghasilkan output berupa rancangan akhir RKPD 2020 yang muatannya meliputi prioritas pembangunan daerah TA 2020 beserta program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja, serta lokasi dari rencana program dan kegiatan. Adapun jumlah peserta musrenbang sebanyak 250 orang yang terdiri dari unsur perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsure Perguruan Tinggi, Organisasi Wanita, dan unsur dunia usaha.

Melalui Musrenbang ini, semoga mewujudkan seluruh program yang telah direncanakan sehingga dapat terwujudnya masyarakat Sumbawa yang Berdaya Saing, Mandiri dan Berkepribadian berlandaskan semangat Gotong Royong.